Bacaan
TopikWasiat bagi yang Hampir Meninggal (180-182)
فَمَنْ بَدَّلَهُ بَعْدَمَا سَمِعَهُ فَإِنَّمَا إِثْمُهُ عَلَى الَّذِينَ يُبَدِّلُونَهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
(2:181) Siapa saja yang mengubahnya (wasiat itu), setelah mendengarnya, maka sesungguhnya dosanya hanya bagi orang yang mengubahnya. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Cacat Logika
Pengawasan sebagai pengganti alasan. Larangan mengubah wasiat ditutup dengan pernyataan bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Yang ditambahkan adalah kepastian ketahuan, bukan alasan mengapa mengubahnya salah.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

