Al-Hijr ( Gunung Hijr) Ayat 72

Bacaan

TopikKisah Luth dan Kehancuran Kaumnya (Ayat 61-77)

لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُونَ

(15:72) (Allah berfirman), "Demi umurmu439) (Muhammad), sungguh, mereka terombang-ambing dalam kemabukan (kesesatan)."

Catatan Depag

*439) Orang Arab biasa bersumpah dengan umur seseorang. Di sini Allah bersumpah dengan umur atau kehidupan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- untuk memuliakan beliau.

Cacat Logika

Argumentum ad antiquitatem (Seruan pada kejadian lama) - Ayat 61-79 menggunakan kisah-kisah masa lalu (kaum Lut, penduduk Aikah) sebagai bukti, namun tidak menyediakan verifikasi independen bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Argumentum ad hominem (Seruan pada pribadi) - Ayat 72 menyebut mereka yang menolak sebagai "terombang-ambing dalam kemabukan (kesesatan)", sebuah serangan terhadap karakter yang tidak membahas substansi argumen mereka.

Kontradiksi

Kontra S11:78 dan konsistensi narasi Luth: S15:72 menggunakan sumpah 'demi umurmu (Muhammad)' dalam konteks kisah Luth — penggunaan sumpah demi nyawa Muhammad dalam kisah historis yang terjadi ribuan tahun sebelumnya adalah anakronisme retoris yang tidak konsisten secara narasi.