Bacaan
TopikKekeliruan Menyekutukan Allah dan Penyesalannya (165-167)
وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ
(2:167) Dan orang-orang yang mengikuti berkata, "Sekiranya kami mendapat kesempatan (kembali ke dunia), tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. Dan mereka tidak akan ke luar dari api neraka.
Cacat Logika
Alasan dipindahkan ke akibatnya (appeal to consequences). Penyesalan di neraka digambarkan untuk mendorong orang memilih sekarang. Sengeri apa pun gambarannya, itu tidak menyentuh benar tidaknya klaim yang sedang diperselisihkan.
Kontradiksi
Kontra 6:128 dan 11:106-108. Ayat ini menyatakan mereka tidak akan keluar dari api, sedangkan dua ayat itu menyisipkan pengecualian "kecuali Allah menghendaki lain". Kekekalan yang punya pengecualian tidak lagi kekal, dan tidak ada ayat yang menerangkan kapan pengecualian itu berlaku.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

