Yusuf (Nabi Yusuf) Ayat 109

Bacaan

TopikPenutup Surah (Ayat 102-111)

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ ۗ أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَيَنْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۗ وَلَدَارُ الْآخِرَةِ خَيْرٌ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

(12:109) Dan Kami tidak mengutus sebelummu (Muhammad) melainkan orang laki-laki yang Kami berikan wahyu kepadanya di antara penduduk negeri. Tidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul). Dan sungguh, negeri akhirat itu lebih baik bagi orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?

Cacat Logika

False Equivalence - Ayat 109 menyamakan pola kehancuran bangsa-bangsa terdahulu dengan konsekuensi penolakan terhadap Muhammad, tanpa mempertimbangkan konteks historis dan kausal yang berbeda.

Kontradiksi

Kontradiksi Siapa yang Bisa Jadi Rasul: Ayat ini menyatakan Allah 'hanya mengirim laki-laki dari penduduk negeri sebagai nabi' — bertentangan dengan 22:75 yang menyatakan 'Allah memilih utusan dari malaikat dan dari manusia'.