Bacaan
TopikSyiar Haji, Makanan, dan Tanda Kebesaran Allah (158-163)
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
(2:161) Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya,
Cacat Logika
Ancaman sebagai pengganti bukti (argumentum ad baculum). Orang kafir yang mati dalam kekafiran dinyatakan dilaknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia. Besarnya laknat tidak menerangkan mengapa penolakan itu sendiri keliru.
Moral
(2:161-162): Menjatuhkan vonis laknat abadi yang tak akan pernah diringankan kepada mereka yang mati dalam keadaan tidak beriman. Menghukum seseorang dengan penyiksaan tanpa batas untuk sebuah kejahatan tanpa korban (penolakan dogma teologis) adalah bentuk ketidakadilan yang ekstrem.