Yusuf (Nabi Yusuf) Ayat 40

Bacaan

TopikYusuf Menafsirkan Mimpi di Penjara (Ayat 36-42)

مَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ سُلْطَانٍ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۚ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

(12:40) Apa yang kamu sembah selain Dia, hanyalah nama-nama yang kamu buat-buat, baik oleh kamu sendiri maupun oleh nenek moyangmu. Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun tentang hal (nama-nama) itu. Keputusan itu hanyalah milik Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Cacat Logika

Bait and Switch - Ayat 36-41 menunjukkan Yusuf diminta menafsirkan mimpi, namun menggunakannya sebagai kesempatan untuk berdakwah, mengalihkan dari permintaan awal ke topik keagamaan tanpa transisi logis yang jelas. Genetic Fallacy - Ayat 40 menolak kepercayaan tradisional sebagai "nama-nama yang kamu buat-buat" berdasarkan asalnya, bukan berdasarkan evaluasi konten kepercayaan itu sendiri.

Kontradiksi

Kontra S22:67 dan S5:48: setiap umat punya syariatnya; S12:40 menyebut Yusuf berkata 'Allah tidak memerintahkan kamu menyembah selain Dia, itulah agama yang lurus' — klaim bahwa agama tauhid murni sudah ada sejak zaman Yusuf di Mesir bertentangan dengan fakta bahwa Allah memberikan syariat berbeda-beda kepada setiap nabi, dan Yusuf hidup jauh sebelum Islam.