Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 156

Bacaan

TopikSabar, Shalat, dan Makna Syahid (153-157)

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

(2:156) (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn" 52) (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).

Catatan Depag

*52) Kalimat ini dinamakan kalimat istirja' (pernyataan kembali kepada Allah). Disunnahkan mengucapkannya pada waktu ditimpa musibah, baik besar atau kecil.

Moral

(2:153-189): Perbudakan simbolis — Konsep "puasa" sebagai kewajiban mengontrol tubuh individu untuk tujuan teologis adalah bentuk perbudakan simbolis. Meskipun puasa dapat memiliki manfaat kesehatan, memaksakannya sebagai kewajiban ilahi menghilangkan autonomi individu atas tubuhnya sendiri.