Bacaan
TopikKonspirasi Saudara-saudara Yusuf (Ayat 7-18)
فَلَمَّا ذَهَبُوا بِهِ وَأَجْمَعُوا أَنْ يَجْعَلُوهُ فِي غَيَابَتِ الْجُبِّ ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ لَتُنَبِّئَنَّهُمْ بِأَمْرِهِمْ هَٰذَا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Maka ketika mereka membawanya dan sepakat memasukkannya ke dasar sumur, Kami wahyukan kepadanya, "Engkau kelak pasti akan menceritakan perbuatan ini kepada mereka, sedang mereka tidak menyadari."
Kritik
Ayat 15 (Kalimat Terputus): Analisis tata bahasa (oleh Richard Bell) menunjukkan bahwa kalimat di ayat ini tidak memiliki klausa utama (principal clause) Sisipan kata penghubung (seperti wa) diduga ditambahkan belakangan untuk menambal kerusakan/kehilangan teks asli, sehingga narasi ini terputus di tengah jalan
Logical Fallacy
Divine Intervention Fallacy - Ayat 15 menyatakan Allah memberi wahyu kepada Yusuf di dasar sumur, dan ayat 24 menyebut "tanda Tuhan" mencegah Yusuf berbuat salah, menggunakan intervensi ilahi sebagai penjelasan mekanistik untuk perilaku manusia.

