Bacaan
TopikPerubahan Kiblat dan Ujian Umat Islam (142-152)
وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
Contradiction
Ayat 148 menyatakan setiap umat memiliki kiblat masing-masing dan memerintahkan berlomba dalam kebaikan. Ini kontradiktif dengan pemaksaan kiblat tunggal (Masjidil Haram) di ayat 144 dan 149–150, serta hukuman sosial bagi yang menolak kiblat yang baru.

