Bacaan
TopikKisah Nabi Saleh dan Kaum Tsamud (Ayat 61-68)
قَالُوا يَا صَالِحُ قَدْ كُنْتَ فِينَا مَرْجُوًّا قَبْلَ هَٰذَا ۖ أَتَنْهَانَا أَنْ نَعْبُدَ مَا يَعْبُدُ آبَاؤُنَا وَإِنَّنَا لَفِي شَكٍّ مِمَّا تَدْعُونَا إِلَيْهِ مُرِيبٍ
(11:62) Mereka (kaum Samud) berkata, "Wahai Saleh! Sungguh, engkau sebelum ini berada di tengah-tengah kami sebagai orang yang diharapkan, mengapa engkau melarang kami menyembah apa yang disembah oleh nenek moyang kami? Sungguh, kami benar-benar dalam keraguan dan kegelisahan terhadap apa (agama) yang engkau serukan kepada kami."
Cacat Logika
Kebiasaan lama dipakai sebagai alasan (appeal to tradition). Kaum Samud menolak Saleh dengan menyebut mereka mengikuti apa yang disembah nenek moyangnya. Lamanya sebuah kebiasaan tidak menunjukkan benar atau salahnya, dan keberatan ini muncul berulang dari pihak yang menolak di banyak surat.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

