Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun saat tokoh-tokoh Yahudi Madinah dan Nasrani Najran saling berdebat dan sama-masing mengklaim bahwa agama merekalah yang paling benar seraya mengajak orang beriman untuk memeluk agama mereka.
TopikWasiat Ya'qub dan Identitas Keimanan (133-141)
وَقَالُوا كُونُوا هُودًا أَوْ نَصَارَىٰ تَهْتَدُوا ۗ قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
Dan mereka berkata, "Jadilah kamu (penganut) Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk." Katakanlah, "(Tidak!) Tetapi (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus dan dia termasuk golongan orang yang mempersekutukan Tuhan."
Logical Fallacy
False Dichotomy — 'Ikutilah millah Ibrahim yang hanif, atau jadilah Yahudi atau Nasrani'; framing ini menyederhanakan pilihan spiritual menjadi tiga opsi eksklusif, mengabaikan tradisi lain dan pilihan personal yang lebih kompleks.

