Bacaan
TopikWasiat Ya'qub dan Identitas Keimanan (133-141)
وَقَالُوا كُونُوا هُودًا أَوْ نَصَارَىٰ تَهْتَدُوا ۗ قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
(2:135) Dan mereka berkata, "Jadilah kamu (penganut) Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk." Katakanlah, "(Tidak!) Tetapi (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus dan dia termasuk golongan orang yang mempersekutukan Tuhan."
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun saat tokoh-tokoh Yahudi Madinah dan Nasrani Najran saling berdebat dan sama-masing mengklaim bahwa agama merekalah yang paling benar seraya mengajak orang beriman untuk memeluk agama mereka.
Cacat Logika
Pembelahan yang menutup pilihan tengah (false dilemma). Pilihan disodorkan antara menjadi Yahudi, Nasrani, atau mengikuti agama Ibrahim yang lurus. Ketiga pilihan itu dirumuskan oleh satu pihak, dan kemungkinan di luar daftar tidak disebutkan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

