Bacaan
TopikWasiat Ya'qub dan Identitas Keimanan (133-141)
أَمْ كُنْتُمْ شُهَدَاءَ إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ الْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِنْ بَعْدِي قَالُوا نَعْبُدُ إِلَٰهَكَ وَإِلَٰهَ آبَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَٰهًا وَاحِدًا وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ
(2:133) Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Yakub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, "Apa yang kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab, "Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Ismail dan Ishak, (yaitu) Tuhan Yang Mahaesa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya."
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun sebagai bantahan kepada kaum Yahudi yang mengklaim bahwa Nabi Ya'qub AS menjelang wafatnya telah berwasiat kepada anak-anaknya untuk memeluk agama Yahudi.
Cacat Logika
Pertanyaan yang tidak menguji perkaranya (non sequitur). Ditanyakan apakah mereka menyaksikan saat Yakub menjelang wafat. Ketidakhadiran itu berlaku sama bagi pihak yang bertanya, sehingga pertanyaan ini tidak memberatkan siapa pun.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

