Qurai

Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 7

Bacaan

TopikSifat Orang Kafir dan Munafik (6-20)

خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰ أَبْصَارِهِمْ غِشَاوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

(2:7) Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka,9 penglihatan mereka telah tertutup, dan mereka akan mendapat azab yang berat.

Catatan Depag

*9) Sehingga nasihat atau hidayah tersebut tidak bisa masuk ke dalam hati mereka.

Kritik

Ayat ini pangkal salah satu perdebatan terpanjang dalam teologi Islam. Mu'tazilah membacanya sebagai keterangan tentang akibat, bukan sebab: hati dikunci sesudah orangnya memilih menolak, supaya tanggung jawab tetap ada di manusia. Asy'ariyah menerimanya apa adanya dan memindahkan letak keadilan ke kehendak Allah. Bacaan pertama menambahkan urutan waktu yang tidak ada di ayatnya.

Cacat Logika

Alasan yang mematahkan dirinya sendiri (self-contradiction). Hati dan pendengaran mereka disebut dikunci oleh Allah, lalu ayat ditutup dengan azab yang berat. Kalau ketidakmampuan percaya itu dipasang dari luar, hukumannya tidak bisa disandarkan pada pilihan mereka.

Kontradiksi

Kontra 2:286 dan 18:29. Ayat ini menyebut hati dan pendengaran mereka dikunci sampai tidak bisa beriman, sedangkan 2:286 menyatakan Allah tidak membebani orang di luar kesanggupannya dan 18:29 menyerahkan pilihan percaya atau menolak kepada orangnya sendiri. Gambaran hati yang disegel diulang di 6:125 dan 7:179.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria