Bacaan
TopikBalasan Orang Baik dan Jahat pada Hari Kiamat (Ayat 26-30)
لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌ ۖ وَلَا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلَا ذِلَّةٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
(10:26) Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.
Kritik
Kemenag menyisipkan "(kenikmatan melihat Allah)" pada kata ziyadah, tambahan, dan sisipan itu memilih satu pihak dalam perdebatan lama: Ahlusunah membacanya melihat Allah lewat hadis Muslim, Mu'tazilah membacanya pelipatan pahala karena menolak Allah bisa dilihat. Kata ziyadah sendiri hanya berarti tambahan, dan 6:103 menyatakan penglihatan tidak mencapai-Nya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

