Bacaan
TopikKepemimpinan Ibrahim dan Pembangunan Ka'bah (124-132)
وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
(2:132) Dan Ibrahim mewasiatkan (ucapan) itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. "Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim."
Cacat Logika
Kesimpulan yang sudah ditanam di premis (begging the question). Ibrahim dan Yakub berpesan agar keturunannya tidak mati kecuali dalam keadaan berserah diri. Pesan itu mengandaikan agama yang dimaksud sudah tetap sejak awal, padahal justru itu yang sedang dipersoalkan.
Moral
Pewarisan Agama tanpa Consent: Mewajibkan anak-anak untuk mati dalam Islam adalah bentuk warisan keyakinan yang meniadakan otonomi anak atas pilihan spiritual mereka sendiri.