Bacaan
TopikKepemimpinan Ibrahim dan Pembangunan Ka'bah (124-132)
وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
(2:127) Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui".
Moral Concern
(2:122-152): Supremasisme keagamaan — Mengklaim bahwa "umat yang paling baik" (2:143) adalah umat Muslim menciptakan hierarki keagamaan yang mendiskriminasi penganut lain. Perubahan kiblat bukan sekadar perubahan ritual — itu adalah deklarasi pemisahan politis-teologis dari Yahudi.

