Bacaan
TopikOrang-orang yang Tidak Ikut Berperang (Ayat 81-96)
يَعْتَذِرُونَ إِلَيْكُمْ إِذَا رَجَعْتُمْ إِلَيْهِمْ ۚ قُلْ لَا تَعْتَذِرُوا لَنْ نُؤْمِنَ لَكُمْ قَدْ نَبَّأَنَا اللَّهُ مِنْ أَخْبَارِكُمْ ۚ وَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
(9:94) Mereka (orang-orang munafik yang tidak ikut berperang) akan mengemukakan alasannya kepadamu ketika kamu telah kembali kepada mereka. Katakanlah (Muhammad), "Janganlah kamu mengemukakan alasan; kami tidak percaya lagi kepadamu, sungguh, Allah telah memberitahukan kepada kami tentang beritamu. Dan Allah akan melihat pekerjaanmu, (demikian pula) Rasul-Nya, kemudian kamu dikembalikan kepada (Allah) Yang Maha Mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun berkenaan dengan orang-orang munafik yang absen dari Perang Tabuk. Ketika Nabi dan pasukannya kembali ke Madinah, merekamengungkapkan alasan dusta agar Nabi memaafkan dan mengampunimereka. Berbeda dari mereka, Ka‘b bin Màlik dan dua temannya dengan jujur mengemukakan alasan mengapa mereka tidak ikut berperang bersama Nabi dan para sahabat lainnya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Cacat Logika
Keberatan ditutup sebelum diucapkan. Kepada mereka dikatakan jangan mengemukakan alasan, sebab Allah sudah memberitahukan keadaan mereka. Sesudah itu tidak ada keterangan dari pihak mereka yang bisa masuk hitungan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

