Bacaan
TopikSifat Orang Kafir dan Munafik (6-20)
إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ أَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
(2:6) Sesungguhnya orang-orang kafir,8 sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.
Catatan Depag
*8) Kafir, jamaknya kuffār, yaitu orang yang tidak percaya kepada Allah, Rasul-rasul-Nya, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan hari Kiamat.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun berkenaan dengan Abu Jahal dan enam orang anggota keluarganya. Pendapat lain menyebutkan ayat ini ditujukan kepada kaum Yahudi.
Cacat Logika
Bantahan yang dibuat kebal (unfalsifiability). Orang kafir disebut tidak akan beriman, diperingatkan atau tidak. Dengan begitu penolakan mereka tidak pernah bisa dihitung sebagai kelemahan pesan, sebab sudah lebih dulu dijelaskan sebagai sifat penolaknya.
Moral
Ayat 6-7: Hati, pendengaran, dan penglihatan mereka disebut dikunci oleh Allah sendiri, dan azab yang berat tetap dijatuhkan atas ketidakmampuan yang dipasang dari luar itu. Hukuman atas keadaan yang bukan pilihan orangnya tidak punya dasar keadilan yang bisa dipertahankan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

