Qurai

Al-Anfal (Rampasan Perang) Ayat 41

Bacaan

TopikPerintah Memerangi hingga Tidak Ada Penindasan (Ayat 39-44)

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(8:41) Dan ketahuilah, sesungguhnya segala yang kamu peroleh sebagai rampasan perang,363 maka seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil,364 (demikian) jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan,365 yaitu pada hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

Catatan Depag

*363) Harta yang diperoleh dari orang-orang kafir melalui pertempuran, sedang yang diperoleh tidak dengan pertempuran dinamai fai`. Pembagian tersebut dalam ayat ini ialah yang berhubungan dengan ganimah saja. 364) Seperlima dari ganimah itu dibagi kepada: a). Allah dan Rasul-Nya; b). Kerabat Rasul (Bani Hasyim dan Bani Muttalib); c). Anak yatim; d).Orang miskin; e). Ibnu sabil, yaitu orang yang sedang dalam perjalanan. Sedangkan empat perlima dari ganimah itu dibagi kepada mereka yang ikut bertempur. 365) Hari bertemunya dua pasukan pada perang Badar, di hari Jumat tanggal 17 Ramadan tahun kedua Hijri. Sebagian mufasir berpendapat bahwa ayat ini mengisyaratkan kepada permulaan turunnya Al-Qur`anul Karim pada malam 17 Ramadhan.

Cacat Logika

Perang dipasang sebagai sumber pemasukan. Seperlima rampasan ditetapkan bagi Allah, Rasul, kerabatnya, anak yatim, orang miskin, dan musafir, sisanya untuk pasukan. Aturan pembagian yang rapi begitu membuat perang punya nilai ekonomi yang tetap, dan pemasukan yang tetap selalu punya daya tarik sendiri.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria