Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 111

Bacaan

TopikKlaim Eksklusif Keselamatan oleh Ahli Kitab (111-113)

وَقَالُوا لَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ كَانَ هُودًا أَوْ نَصَارَىٰ ۗ تِلْكَ أَمَانِيُّهُمْ ۗ قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

(2:111) Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata, "Tidak akan masuk surga kecuali orang Yahudi atau Nasrani."44) Itu (hanya) angan-angan mereka. Katakanlah, "Tunjukkan bukti kebenaranmu jika kamu orang yang benar."

Catatan Depag

*44) Orang Yahudi mengatakan, mereka saja yang akan masuk surga. Orang Nasrani mengatakan, mereka saja yang akan masuk surga.

Cacat Logika

Beban bukti yang hanya diarahkan ke satu pihak (special pleading). Klaim keselamatan khusus Yahudi dan Nasrani diminta dibuktikan. Permintaan itu masuk akal, hanya saja klaim serupa dari pihak yang meminta tidak dikenai syarat yang sama.

Kontradiksi

Ayat 111 mengkritik klaim eksklusif Yahudi dan Nasrani bahwa hanya kelompok mereka yang masuk surga. Namun ayat 62 sendiri bersifat inklusif (Yahudi, Nasrani, Sabi'in yang beriman bisa selamat), sementara Q3:85 bersifat eksklusif (hanya Islam). Al-Quran sendiri tidak konsisten dalam menentukan siapa yang berhak masuk surga.