Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun menceritakan kisah Nabi Adam dan Hawa yang pada awalnya selalu kehilangan anak mereka yang masih bayi. Iblis lalu datang menggoda dan menyuruh mereka menamai anak berikutnya dengan nama 'Abd al-Harith (hamba Setan), lalu anak itu hidup.
TopikTauhid dan Syirik (Ayat 189-198)
فَلَمَّا آتَاهُمَا صَالِحًا جَعَلَا لَهُ شُرَكَاءَ فِيمَا آتَاهُمَا ۚ فَتَعَالَى اللَّهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Maka setelah Dia memberi kepada keduanya seorang anak yang saleh, mereka352) menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya itu. Maka Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Catatan Depag
*352) Orang-orang musyrik menjadikan sekutu bagi Tuhan dalam menciptakan anak itu dengan arti bahwa anak tersebut mereka pandang sebagai hamba pula bagi berhala yang mereka sembah. Karena itulah mereka menamakan anak mereka dengan Abdul Uzza, Abdul Manat, Abdus Syams, dan sebagainya.

