Qurai

Al-A'raf (Tempat Tertinggi) Ayat 190

Bacaan

TopikTauhid dan Syirik (Ayat 189-198)

فَلَمَّا آتَاهُمَا صَالِحًا جَعَلَا لَهُ شُرَكَاءَ فِيمَا آتَاهُمَا ۚ فَتَعَالَى اللَّهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

(7:190) Maka setelah Dia memberi kepada keduanya seorang anak yang saleh, mereka352 menjadikan sekutu bagi Allah terhadap anak yang telah dianugerahkan-Nya itu. Maka Mahatinggi Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Catatan Depag

*352) Orang-orang musyrik menjadikan sekutu bagi Tuhan dalam menciptakan anak itu dengan arti bahwa anak tersebut mereka pandang sebagai hamba pula bagi berhala yang mereka sembah. Karena itulah mereka menamakan anak mereka dengan Abdul Uzza, Abdul Manat, Abdus Syams, dan sebagainya.

Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi

Ayat ini turun menceritakan kisah Nabi Adam dan Hawa yang pada awalnya selalu kehilangan anak mereka yang masih bayi. Iblis lalu datang menggoda dan menyuruh mereka menamai anak berikutnya dengan nama 'Abd al-Harith (hamba Setan), lalu anak itu hidup.

Kritik

Kata ganti berpindah dari keduanya ke mereka di tengah kalimat, dan tafsir mengisi celahnya dengan riwayat Adam dan Hawa menamai anaknya Abdul Harits atas bisikan Iblis. Ibnu Katsir menolak riwayat itu sebagai bahan Israiliyat, dan tanpa riwayat itu ayatnya tidak menyebut siapa yang mempersekutukan Allah dengan anak siapa.

Catatan Saya

Belum ada catatan untuk ayat ini.

Bagikan artikel

Bantu tulisan ini menemukan pembaca yang tepat.

Dukung Qurai

Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.

Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

Dukung via Saweria