Bacaan
TopikTauhid dan Syirik (Ayat 189-198)
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا ۖ فَلَمَّا تَغَشَّاهَا حَمَلَتْ حَمْلًا خَفِيفًا فَمَرَّتْ بِهِ ۖ فَلَمَّا أَثْقَلَتْ دَعَوَا اللَّهَ رَبَّهُمَا لَئِنْ آتَيْتَنَا صَالِحًا لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ
(7:189) Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan darinya Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, (istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami-istri) bermohon kepada Allah, Tuhan mereka (seraya berkata), "Jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah kami akan selalu bersyukur."
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun menceritakan kisah Nabi Adam dan Hawa yang pada awalnya selalu kehilangan anak mereka yang masih bayi. Iblis lalu datang menggoda dan menyuruh mereka menamai anak berikutnya dengan nama 'Abd al-Harith (hamba Setan), lalu anak itu hidup.
Kontradiksi
Kontra 15:26, 23:12-14, dan 38:71. Ayat ini menyebut manusia diciptakan dari satu diri, sedangkan tiga ayat itu menyebut tanah kering seperti tembikar, sari tanah, dan tanah liat. Bahan penciptaannya berbeda-beda di setiap tempat.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

