Bacaan
TopikPelanggaran Hari Sabtu dan Akibatnya (Ayat 163-171)
وَاسْأَلْهُمْ عَنِ الْقَرْيَةِ الَّتِي كَانَتْ حَاضِرَةَ الْبَحْرِ إِذْ يَعْدُونَ فِي السَّبْتِ إِذْ تَأْتِيهِمْ حِيتَانُهُمْ يَوْمَ سَبْتِهِمْ شُرَّعًا وَيَوْمَ لَا يَسْبِتُونَ ۙ لَا تَأْتِيهِمْ ۚ كَذَٰلِكَ نَبْلُوهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْسُقُونَ
(7:163) Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri347 yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu,348 (yaitu) ketika datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, padahal pada hari-hari yang bukan Sabtu ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami menguji mereka disebabkan mereka berlaku fasik.
Catatan Depag
*347) Kota Eilah yang terletak di pantai Laut Merah antara kota Madyan dan gunung Sinai. 348) Menurut aturan mereka tidak boleh bekerja pada hari Sabtu, karena hari Sabtu itu dikhususkan hanya untuk beribadah.
Kritik
Ayat 163 sampai 170 membicarakan orang Yahudi yang melanggar hari Sabat, perkara yang jadi bahan perdebatan di Madinah, sedangkan surat ini menurut penggolongan tradisi turun di Mekah. Blok begini yang membuat pakar naskah menyimpulkan surat panjang bukan satu wahyu utuh, tapi kumpulan yang tumbuh bertahap.
Kontradiksi
Kontra 2:65 dan 5:60. Di sini dan di 2:65 pelanggar Sabat dijadikan kera, sedangkan 5:60 menyebut kera dan babi. Apakah keadaan itu tetap atau sementara juga tidak disebutkan di satu tempat pun.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

