Bacaan
TopikKisah Dua Belas Mata Air dan Manna Salwa (Ayat 160-162)
وَقَطَّعْنَاهُمُ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ أَسْبَاطًا أُمَمًا ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ إِذِ اسْتَسْقَاهُ قَوْمُهُ أَنِ اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْحَجَرَ ۖ فَانْبَجَسَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْنًا ۖ قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَشْرَبَهُمْ ۚ وَظَلَّلْنَا عَلَيْهِمُ الْغَمَامَ وَأَنْزَلْنَا عَلَيْهِمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوَىٰ ۖ كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ ۚ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
Dan Kami membagi mereka menjadi dua belas suku yang masing-masing berjumlah besar, dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya, "Pukullah batu itu dengan tongkatmu!" Maka memancarlah dari (batu) itu dua belas mata air. Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya masing-masing. Dan Kami naungi mereka dengan awan, dan Kami turunkan kepada mereka mann dan salwa. (Kami berfirman), "Makanlah yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu." Mereka tidak menzalimi Kami, tetapi merekalah yang selalu menzalimi dirinya sendiri.
Kritik
Ayat 160 (Kesalahan Angka/Numeralia): Teks menyatakan "Kami membagi mereka menjadi dua belas suku" (ithnatay 'ashrata asbatan). Aturan dasar bahasa Arab mengharuskan angka 11 hingga 99 diikuti oleh kata benda tunggal (singular) dengan kasus akusatif. Seharusnya teks ini berbunyi sibtan (tunggal), bukan asbatan (jamak)
Scientific Error
Ayat 160 menceritakan Allah mewahyukan kepada Musa untuk memukul batu sehingga memancarkan 12 mata air untuk 12 suku. Identik dengan Q2:60. Tidak ada bukti geologis atau arkeologis untuk sumber air berstruktur demikian di Semenanjung Sinai. Jumlah persis 12 mata air untuk 12 suku merupakan narasi yang terlalu simetris untuk kejadian alam.

