Bacaan
TopikSihir Harut-Marut dan Penolakan Bani Israel (100-103)
وَلَمَّا جَاءَهُمْ رَسُولٌ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ نَبَذَ فَرِيقٌ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ كِتَابَ اللَّهِ وَرَاءَ ظُهُورِهِمْ كَأَنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
(2:101) Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul (Muhammad) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, sebagian dari orang-orang yang diberi Kitab (Taurat) melemparkan Kitab Allah itu ke belakang (punggung), seakan-akan mereka tidak tahu.
Cacat Logika
Menyimpulkan isi hati (mind reading). Mereka disebut membuang kitab ke belakang punggung seakan-akan tidak tahu. Kalimat itu menyatakan mereka sebenarnya tahu, padahal terbuka kemungkinan sederhana bahwa mereka membacanya dan sampai pada kesimpulan lain.