Al-Baqarah (Sapi Betina) Ayat 99

Bacaan

TopikSikap Bani Israel dan Penolakan terhadap Malaikat Jibril (94-99)

وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ۖ وَمَا يَكْفُرُ بِهَا إِلَّا الْفَاسِقُونَ

(2:99) Dan sungguh, Kami telah menurunkan ayat-ayat yang jelas kepadamu (Muhammad), dan tidaklah ada yang mengingkarinya selain orang-orang fasik.

Asbabun Nuzul

Ayat ini turun sebagai bantahan kepada pendeta Yahudi bernama Ibnu Suriya yang dengan sombong berkata kepada Nabi bahwa beliau tidak membawa satu pun tanda atau bukti kebenaran yang bisa mereka ikuti.

Moral

(2:94-121): Pengkriminalisasian pluralisme — Menyatakan bahwa "tidak ada yang lebih buruk dari orang yang melarang menyebut nama Allah di mesjid-mesjid" (2:114) mengabaikan bahwa pengaturan ruang ibadah adalah masalah administrasi publik, bukan kejahatan teologis. Konsep ini digunakan untuk membenarkan intoleransi terhadap tempat ibadah non-Muslim.

Kontradiksi

Ayat 99 menyatakan hanya orang fasik yang menolak ayat-ayat yang 'jelas'. Namun banyak ulama, cendekiawan, dan masyarakat Arab pra-Islam yang rasional memiliki keberatan terhadap klaim Al-Quran. Kontradiksi: jika ayat benar-benar 'jelas', penolakan tidak bisa direduksi hanya menjadi persoalan moral (kefasikan), melainkan juga epistemologis.