Bacaan
TopikKisah Nabi Saleh dan Kaum Tsamud (Ayat 73-79)
فَعَقَرُوا النَّاقَةَ وَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ وَقَالُوا يَا صَالِحُ ائْتِنَا بِمَا تَعِدُنَا إِنْ كُنْتَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ
Kemudian mereka sembelih unta betina itu, dan berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya. Mereka berkata, "Wahai Saleh! Buktikanlah ancaman kamu kepada kami, jika benar engkau termasuk salah seorang rasul."
Logical Fallacy
Shifted Burden of Proof: Kaum Tsamud yang menyembelih unta dan menantang azab disajikan sebagai 'ketidakpatuhan' — permintaan verifikasi terhadap klaim supranatural diperlakukan sebagai pelanggaran.
Moral Concern
(7:77-78): Menunjukkan ketidakseimbangan keadilan yang sangat fatal, di mana seluruh populasi sebuah negeri (kaum Samud) dibantai mati bergelimpangan oleh gempa bumi hanya karena mereka menyembelih seekor unta betina dan menantang bukti kenabian.

