Bacaan
TopikGanjaran, Nasihat Terakhir, dan Khilafah Manusia
وَهُوَ الَّذِي جَعَلَكُمْ خَلَائِفَ الْأَرْضِ وَرَفَعَ بَعْضَكُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۗ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ الْعِقَابِ وَإِنَّهُ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
(6:165) Dan Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi dan Dia mengangkat (derajat) sebagian kamu di atas yang lain, untuk mengujimu atas (karunia) yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat memberi hukuman dan sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Cacat Logika
Keadaan yang ada dijadikan alasannya sendiri. Perbedaan derajat di antara manusia disebut sebagai ujian atas karunia yang diberikan. Susunan yang timpang diterangkan sebagai maksud, sehingga susunan apa pun tetap cocok dengan keterangan ini.
Moral
(6:25): Memperlihatkan kebrutalan logis yang tak bermoral di mana Tuhan sendiri yang sengaja menutup hati dan menyumbat telinga orang agar mereka tidak paham, namun orang-orang tersebut pada akhirnya tetap disalahkan dan dihukum atas ketidakpahaman mereka.