Bacaan
TopikGanjaran, Nasihat Terakhir, dan Khilafah Manusia
مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا ۖ وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلَا يُجْزَىٰ إِلَّا مِثْلَهَا وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Barang siapa berbuat kebaikan maka baginya balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan maka dia dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).
Logical Fallacy
Argumentum ad Consequentiam: Sistem reward-punishment (kebaikan dibalas 10 kali, kejahatan seimbang) mendorong etika transaksional — menggantikan moral berbasis prinsip dengan kalkulasi keuntungan.

