Bacaan
TopikKetentuan Ilahi tentang Makanan dan Ternak
ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ ۖ مِنَ الضَّأْنِ اثْنَيْنِ وَمِنَ الْمَعْزِ اثْنَيْنِ ۗ قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ أَمَّا اشْتَمَلَتْ عَلَيْهِ أَرْحَامُ الْأُنْثَيَيْنِ ۖ نَبِّئُونِي بِعِلْمٍ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Ada delapan hewan ternak yang berpasangan (empat pasang); sepasang domba dan sepasang kambing. Katakanlah, "Apakah yang diharamkan Allah dua yang jantan atau dua yang betina atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya? Terangkanlah kepadaku berdasar pengetahuan jika kamu orang yang benar."
Logical Fallacy
Loaded Question: 'Apakah dua yang jantan yang diharamkan atau dua yang betina?' adalah pertanyaan retoris yang mengarahkan pada jawaban tertentu tanpa ruang evaluasi bebas.
Scientific Error
QS 6:143–144 mendaftar delapan hewan ternak 'berpasangan' (domba, kambing, unta, sapi) sebagai ciptaan khusus Allah. Ini mengabaikan fakta evolusi bahwa hewan-hewan ini berevolusi selama jutaan tahun dari nenek moyang bersama, bukan diciptakan langsung dalam pasangan.

