Bacaan
TopikKritik atas Adat Ritual Musyrik
وَجَعَلُوا لِلَّهِ مِمَّا ذَرَأَ مِنَ الْحَرْثِ وَالْأَنْعَامِ نَصِيبًا فَقَالُوا هَٰذَا لِلَّهِ بِزَعْمِهِمْ وَهَٰذَا لِشُرَكَائِنَا ۖ فَمَا كَانَ لِشُرَكَائِهِمْ فَلَا يَصِلُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَا كَانَ لِلَّهِ فَهُوَ يَصِلُ إِلَىٰ شُرَكَائِهِمْ ۗ سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ
(6:136) Dan mereka menyediakan sebagian hasil tanaman dan hewan untuk Allah sambil berkata menurut persangkaan mereka, "Ini untuk Allah dan yang ini untuk berhala-berhala kami." Bagian yang untuk berhala-berhala mereka tidak akan sampai kepada Allah, dan bagian yang untuk Allah akan sampai kepada berhala-berhala mereka.325 Sangat buruk ketetapan mereka itu.
Catatan Depag
*325) Diriwayatkan bahwa hasil tanaman dan hewan ternak yang mereka peruntukkan kepada Allah, mereka berikan kepada fakir miskin dan amal sosial bahkan kepada berhala. Sedangkan yang diperuntukkan bagi berhala-berhala, diberikan kepada penjaga-penjaga berhala tidak untuk fakir miskin atau amal sosial. Kebiasaan itu sangat dilaknat Allah.
Kritik
Yang disebut sebagai hasil bumi lawan bicaranya di ayat 136 sampai 141 termasuk zaitun, delima, anggur, dan kurma, lengkap dengan kebun berjunjung dan waktu memetik. Tanaman itu menuntut air dan tanah yang tidak ada di lembah Mekah, dan sebagian pakar naskah memakai daftar ini untuk menyoal apakah pendengar pertama ayat-ayat begini benar-benar tinggal di Mekah, atau di kawasan bertani lebih ke utara.
Cacat Logika
Membantah bentuk yang disederhanakan (straw man). Pembagian hasil tanaman dan ternak mereka digambarkan sebagai perhitungan yang timpang antara Allah dan berhala. Alasan yang mereka pegang tidak disebutkan, yang ditampilkan hanya bentuk yang mudah dipatahkan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

