Bacaan
TopikPenghakiman Jin dan Manusia
يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي وَيُنْذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا ۚ قَالُوا شَهِدْنَا عَلَىٰ أَنْفُسِنَا ۖ وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَشَهِدُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ
Wahai golongan jin dan manusia! Bukankah sudah datang kepadamu Rasul-rasul dari kalanganmu sendiri, mereka menyampaikan ayat-ayat-Ku kepadamu dan memperingatkanmu tentang pertemuan pada hari ini? Mereka menjawab, "(Ya), kami menjadi saksi atas diri kami sendiri." Tetapi mereka tertipu oleh kehidupan dunia dan mereka telah menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang kafir.
Logical Fallacy
Non Sequitur Fallacy: Pertanyaan kepada jin dan manusia tentang kedatangan rasul tidak secara logis membuktikan kewajiban pertanggungjawaban mereka.
Scientific Error
Ontologi Bermasalah: Jin dinyatakan sebagai makhluk nyata yang menerima nabi dan akan dihisab — tidak ada bukti ilmiah keberadaan jin; konsep ini berasal dari mitologi Arab dan Timur Tengah pra-Islam.

