Bacaan
TopikPenghakiman Jin dan Manusia
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ ۖ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا ۚ قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ ۗ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ
(6:128) Dan (ingatlah) pada hari ketika Dia mengumpulkan mereka semua (dan Allah berfirman), "Wahai golongan jin! Kamu telah banyak (menyesatkan) manusia." Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan, kami telah saling mendapatkan kesenangan324 dan sekarang waktu yang Engkau tentukan buat kami telah datang." Allah berfirman, "Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain." Sungguh, Tuhanmu Mahabijaksana, Maha Mengetahui.
Catatan Depag
*324) Jin (setan) telah berhasil memperdayakan manusia dan mengikuti bisikannya, serta menikmati berbagai kenikmatan duniawi.
Cacat Logika
Ketetapan yang membatalkan dirinya sendiri. Neraka dinyatakan sebagai tempat selama-lamanya, lalu ditambah kecuali jika Allah menghendaki lain. Pengecualian itu membuat kata selamanya tidak lagi punya isi yang bisa dipegang.
Kontradiksi
Kontra 2:167, 41:28, dan 11:107. Neraka disebut tempat mereka selama-lamanya lalu ditambah kecuali jika Allah menghendaki lain, sedangkan 2:167 menyebut mereka tidak akan keluar dari neraka dan 41:28 menyebutnya tempat tinggal yang kekal. 11:107 memuat pengecualian yang sama, jadi kekekalan yang di satu tempat mutlak di tempat lain bersyarat.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

