Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menepis keraguan umat Islam akibat provokasi kaum Majusi Persia dan musyrikin Quraisy. Orang-orang musyrik mengejek umat Islam dengan berkata, "Aneh sekali kalian ini, hewan yang kalian bunuh (sembelih) sendiri kalian halalkan, tapi hewan yang dibunuh langsung oleh Allah (bangkai) justru kalian haramkan!".
TopikHukum Makanan dan Larangan Syar'i
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ ۗ وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰ أَوْلِيَائِهِمْ لِيُجَادِلُوكُمْ ۖ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ
Dan janganlah kamu memakan dari apa (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah, perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan. Sesungguhnya setan-setan akan membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu. Dan jika kamu menuruti mereka, tentu kamu telah menjadi orang musyrik.
Logical Fallacy
Slippery Slope: Mengonsumsi hewan yang tidak disebut nama Allah langsung dihubungkan dengan 'setan membisikkan kepada temannya untuk berbantah-bantahan' — lompatan kausalitas yang berlebihan.

