Bacaan
TopikKeteguhan Kekafiran Meski Ada Bukti
وَلَوْ أَنَّنَا نَزَّلْنَا إِلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةَ وَكَلَّمَهُمُ الْمَوْتَىٰ وَحَشَرْنَا عَلَيْهِمْ كُلَّ شَيْءٍ قُبُلًا مَا كَانُوا لِيُؤْمِنُوا إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ يَجْهَلُونَ
(6:111) Dan sekalipun Kami benar-benar menurunkan malaikat kepada mereka, dan orang yang telah mati berbicara dengan mereka dan Kami kumpulkan (pula) di hadapan mereka segala sesuatu (yang mereka inginkan), mereka tidak juga akan beriman, kecuali jika Allah menghendaki. Tapi kebanyakan mereka tidak mengetahui (arti kebenaran).
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat-ayat ini turun ketika para pemuka Quraisy bersumpah akan masuk Islam asalkan Nabi bisa mendatangkan mukjizat sesuai permintaan mereka, seperti menghidupkan orang mati atau mengubah bukit Shafa menjadi emas murni. Allah memberitahu Nabi bahwa meskipun bukti itu didatangkan, mereka tetap tidak akan beriman.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

