Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat-ayat ini turun ketika para pemuka Quraisy bersumpah akan masuk Islam asalkan Nabi bisa mendatangkan mukjizat sesuai permintaan mereka, seperti menghidupkan orang mati atau mengubah bukit Shafa menjadi emas murni. Allah memberitahu Nabi bahwa meskipun bukti itu didatangkan, mereka tetap tidak akan beriman.
TopikPetunjuk, Penolakan, dan Determinisme Ilahi
وَنُقَلِّبُ أَفْئِدَتَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا بِهِ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَنَذَرُهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ
Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti pertama kali mereka tidak beriman kepadanya (Al-Qur`an), dan Kami biarkan mereka bingung dalam kesesatan.
Logical Fallacy
Circular Reasoning: Kesesatan orang kafir dijelaskan dengan 'Kami palingkan hati mereka' — Allah menjadi penyebab sekaligus hakim dari kesesatan yang diciptakan-Nya.
Moral Concern
(6:110): Mempertegas sadisme fatalistik di mana Tuhan secara aktif memalingkan hati serta penglihatan manusia dari kebenaran, lalu dengan sengaja membiarkan mereka hidup kebingungan dalam kesesatan tanpa ada harapan untuk diselamatkan.

