Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 101

Bacaan

TopikPenolakan Atribusi Palsu kepada Allah

بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ وَلَدٌ وَلَمْ تَكُنْ لَهُ صَاحِبَةٌ ۖ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

(6:101) Dia (Allah) Pencipta langit dan bumi. Bagaimana (mungkin) Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.

Cacat Logika

Perumpamaan yang tidak menopang kesimpulannya (false analogy). Kemungkinan Allah punya anak ditolak dengan alasan Dia tidak punya istri. Cara kerja keturunan pada makhluk dipakai sebagai ukuran, padahal pihak yang dibantah justru tidak mengandaikan cara itu.

Kontradiksi

QS 6:101 menyatakan Allah tidak memiliki anak karena tidak memiliki istri. Argumen ini menggunakan logika reproduksi biologis manusia untuk menyangkal konsep ilahi — sebuah kategori error teologis yang melemahkan argumennya sendiri.