Bacaan
TopikTanda-tanda Allah dalam Alam Semesta
إِنَّ اللَّهَ فَالِقُ الْحَبِّ وَالنَّوَىٰ ۖ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَمُخْرِجُ الْمَيِّتِ مِنَ الْحَيِّ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ
(6:95) Sungguh, Allah menumbuhkan butir (padi-padian) dan biji (kurma). Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Itulah (kekuasaan) Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?
Cacat Logika
Kesimpulan yang tidak menyusul dari premisnya (non sequitur). Tumbuhnya butir dan biji serta keluarnya yang hidup dari yang mati dijadikan alasan tidak berpaling. Peristiwa berulang yang bisa diamati siapa pun tidak menunjuk pada satu penjelasan tertentu.
Sains
QS 6:95 menyatakan Allah 'menumbuhkan biji dan benih' — menyederhanakan proses biologis kompleks (germinasi, fotosintesis, siklus karbon) menjadi tindakan ilahi langsung, mengabaikan mekanisme alam yang telah dipahami sains.