Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 94

Bacaan

TopikKonsekuensi bagi Para Pemalsu Wahyu

وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ ۖ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ ۚ لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ

(6:94) Dan kamu benar-benar datang sendiri-sendiri kepada Kami sebagaimana Kami ciptakan kamu pada mulanya, dan apa yang telah Kami karuniakan kepadamu, kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia). Kami tidak melihat pemberi syafaat (pertolongan) besertamu yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu (bagi Allah). Sungguh, telah terputuslah (semua pertalian) antara kamu dan telah lenyap dari kamu apa yang dahulu kamu sangka (sebagai sekutu Allah).

Cacat Logika

Perbandingan tanpa ukuran. Segala yang dikaruniakan disebut ditinggalkan di belakang saat menghadap sendiri-sendiri. Bahwa sesuatu berakhir tidak menunjukkan ia tidak bernilai selama berlangsung.

Moral

Nihilisme Duniawi: Mengajarkan bahwa semua yang dimiliki di dunia tidak akan dibawa mati berfungsi untuk meminimalkan pentingnya pencapaian, relasi, dan tanggung jawab duniawi — mendorong fokus eksklusif pada kehidupan akhirat.