Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 81

Bacaan

TopikKisah Ibrahim Menemukan Tuhan

وَكَيْفَ أَخَافُ مَا أَشْرَكْتُمْ وَلَا تَخَافُونَ أَنَّكُمْ أَشْرَكْتُمْ بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَانًا ۚ فَأَيُّ الْفَرِيقَيْنِ أَحَقُّ بِالْأَمْنِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

(6:81) Bagaimana aku takut kepada apa yang kamu persekutukan (dengan Allah), padahal kamu tidak takut dengan apa yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan kepadamu untuk mempersekutukan-Nya. Manakah dari kedua golongan itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari malapetaka), jika kamu mengetahui?"317)

Catatan Depag

*317) Setelah diperlihatkan Allah kepada Nabi Ibrahim -'alaihissalām- tanda-tanda keagungan-Nya dan dengan itu teguhlah imannya kepada Allah (ayat 75), maka Nabi Ibrahim -'alaihissalām- mengajak kaumnya kepada tauhid dengan mengikuti alam pikiran mereka.

Cacat Logika

Beban bukti yang hanya diarahkan ke satu pihak (special pleading). Sesembahan mereka disebut tidak punya keterangan yang diturunkan Allah. Keterangan bagi pihak yang menuntut juga berasal dari sumber yang sama, dan itu tidak ikut dipersoalkan.