Bacaan
TopikKedaulatan Allah atas Hidup dan Mati
قُلْ مَنْ يُنَجِّيكُمْ مِنْ ظُلُمَاتِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ تَدْعُونَهُ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً لَئِنْ أَنْجَانَا مِنْ هَٰذِهِ لَنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ
(6:63) Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, ketika kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan dengan suara yang lembut?" (Dengan mengatakan), "Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur."
Cacat Logika
Keadaan terdesak dipakai sebagai bukti. Ditanyakan siapa yang menyelamatkan ketika mereka berdoa dalam bencana di darat dan laut. Ucapan orang yang sedang ketakutan diperlakukan sebagai pengakuan, bukan sebagai gejala keadaannya.