Bacaan
TopikMisi Nabi dan Klaim Pengetahuan Ilahi
قُلْ إِنِّي عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّي وَكَذَّبْتُمْ بِهِ ۚ مَا عِنْدِي مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ يَقُصُّ الْحَقَّ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الْفَاصِلِينَ
(6:57) Katakanlah (Muhammad), "Aku (berada) di atas keterangan yang nyata (Al-Qur`an) dari Tuhanku sedang kamu mendustakannya. Bukanlah kewenanganku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Menetapkan (hukum itu) hanyalah hak Allah. Dia menerangkan kebenaran dan Dia Pemberi keputusan yang terbaik.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menanggapi ejekan al-Nadr bin al-Harith dan tokoh-tokoh Quraisy yang dengan penuh kesombongan menantang Nabi Muhammad SAW agar segera mendatangkan azab yang diancamkan kepada mereka jika beliau memang benar seorang rasul.
Cacat Logika
Kedudukan yang ditetapkan sendiri (begging the question). Dinyatakan berada di atas keterangan yang nyata dari Tuhannya sementara mereka mendustakannya. Bahwa keterangannya memang nyata justru yang sedang diperselisihkan.