Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menanggapi ejekan al-Nadr bin al-Harith dan tokoh-tokoh Quraisy yang dengan penuh kesombongan menantang Nabi Muhammad SAW agar segera mendatangkan azab yang diancamkan kepada mereka jika beliau memang benar seorang rasul.
TopikMisi Nabi dan Klaim Pengetahuan Ilahi
قُلْ إِنِّي عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّي وَكَذَّبْتُمْ بِهِ ۚ مَا عِنْدِي مَا تَسْتَعْجِلُونَ بِهِ ۚ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ ۖ يَقُصُّ الْحَقَّ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الْفَاصِلِينَ
Katakanlah (Muhammad), "Aku (berada) di atas keterangan yang nyata (Al-Qur`an) dari Tuhanku sedang kamu mendustakannya. Bukanlah kewenanganku (untuk menurunkan azab) yang kamu tuntut untuk disegerakan kedatangannya. Menetapkan (hukum itu) hanyalah hak Allah. Dia menerangkan kebenaran dan Dia Pemberi keputusan yang terbaik.
Logical Fallacy
Appeal to Special Pleading: 'Aku berada di atas keterangan nyata dari Tuhan' memberikan klaim epistemik istimewa yang tidak bisa diverifikasi oleh siapapun selain klaim itu sendiri.

