Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk selalu menyambut, tersenyum, dan memberikan salam terlebih dahulu kepada para sahabat yang lemah dan miskin tersebut setiap kali mereka datang menemuinya. Ayat ini juga turun saat kaum Nabi datang mengakui dosa besar mereka.
TopikSeruan kepada Orang-orang Bertakwa
وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ ۖ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَىٰ نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ ۖ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, "Salāmun 'alaikum" (selamat sejahtera untuk kamu)." Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diri-Nya, (yaitu) barang siapa berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian dia bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Logical Fallacy
Hasty Generalization: Mengeneralisasi bahwa kejahatan dilakukan karena 'kebodohan' mengabaikan kompleksitas motivasi manusia — termasuk tekanan struktural dan pilihan sadar.

