Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun karena para pemuka kaum Quraisy (seperti al-Aqra' bin Habis dan 'Uyaynah bin Hisn) merasa gengsi dan meminta Nabi Muhammad SAW untuk mengusir para sahabat yang miskin dan lemah (seperti Bilal, Suhayb, Ammar, dan Khabbab) dari majelis jika para bangsawan itu ingin duduk bersama Nabi. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Suatu ketika Nabi êallallàhu ‘alaihi wasallam berjalan bersama beberapasahabatnya. Ketika berpapasan dengan beberapa orang musyrik, mereka meminta Nabi mengusir para sahabatnya itu. Ayat ini turun berkaitan dengan peristiwa tersebut. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikSeruan kepada Orang-orang Bertakwa
وَلَا تَطْرُدِ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ مَا عَلَيْكَ مِنْ حِسَابِهِمْ مِنْ شَيْءٍ وَمَا مِنْ حِسَابِكَ عَلَيْهِمْ مِنْ شَيْءٍ فَتَطْرُدَهُمْ فَتَكُونَ مِنَ الظَّالِمِينَ
Janganlah engkau mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan petang hari, mereka mengharapkan keridaan-Nya. Engkau tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatan mereka dan mereka tidak memikul tanggung jawab sedikit pun terhadap perbuatanmu, yang menyebabkan engkau (berhak) mengusir mereka, sehingga engkau termasuk orang-orang yang zalim.310)
Catatan Depag
*310) Ketika Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- sedang duduk-duduk bersama beberapa orang mukmin yang dianggap rendah dan miskin oleh kaum Quraisy, datanglah beberapa pemuka Quraisy hendak berbicara dengan Rasulullah, tetapi mereka enggan duduk bersama dengan orang mukmin itu, dan mereka mengusulkan agar orang-orang mukmin itu diusir saja, sehingga mereka dapat berbicara dengan Rasulullah, lalu turunlah ayat ini.
Logical Fallacy
Non Sequitur Fallacy: Larangan mengusir orang yang beribadah tidak secara logis menjawab pertanyaan tentang kebenaran klaim kenabian yang menjadi dasar teks ini.

