Bacaan
TopikPeringatan dan Konsekuensi Kekafiran
قُلْ أَرَأَيْتَكُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُ اللَّهِ بَغْتَةً أَوْ جَهْرَةً هَلْ يُهْلَكُ إِلَّا الْقَوْمُ الظَّالِمُونَ
(6:47) Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah kepadaku jika siksaan Allah sampai kepadamu secara tiba-tiba atau terang-terangan, maka adakah yang dibinasakan (Allah) selain orang-orang yang zalim?"
Cacat Logika
Rasa takut sebagai pendorong. Ditanyakan siapa yang dibinasakan kalau siksa datang tiba-tiba atau terang-terangan. Yang dipakai menguji keyakinan keadaan terdesak, bukan keadaan tenang saat orang masih bisa menimbang.