Bacaan
TopikUjian melalui Penderitaan dan Hukuman Massal
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَىٰ أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَأَخَذْنَاهُمْ بِالْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُونَ
(6:42) Dan sungguh, Kami telah mengutus (Rasul-rasul) kepada umat-umat sebelum engkau, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kemelaratan dan kesengsaraan, agar mereka memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati.
Cacat Logika
Hasil dibaca mundur ke maksudnya. Kemelaratan dan kesengsaraan umat terdahulu disebut ditimpakan agar mereka merendahkan diri. Maksud yang disimpulkan dari kejadian selalu cocok dengan kejadiannya, apa pun yang terjadi.
Moral
(6:42-43): Menggunakan penderitaan massal sebagai alat manipulasi psikologis, di mana Tuhan mengaku sengaja menimpakan kemelaratan dan kesengsaraan murni agar umat manusia mau tunduk dan memohon kepada-Nya dengan rendah hati.