Al-An'am (Binatang Ternak) Ayat 29

Bacaan

TopikPenolakan Orang Kafir dan Akibatnya

وَقَالُوا إِنْ هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا وَمَا نَحْنُ بِمَبْعُوثِينَ

(6:29) Dan tentu mereka akan mengatakan (pula), "Hidup hanyalah di dunia ini, dan kita tidak akan dibangkitkan."

Kritik

Teks ini mengutip kaum musyrik yang dengan lantang menyatakan "Tidak ada yang lain selain kehidupan kita di dunia ini" serta menyalahkan "waktu" (al-dahr) atas kemusnahan mereka. Fakta ini secara empiris membuktikan bahwa penentang Muhammad bukanlah kaum badui pagan nomaden yang bodoh dan terisolasi, melainkan kaum rasionalis-sekuler dan pemikir analitis yang sangat terpelajar, yang menjadi bagian dari perdebatan teologis (materialisme dan determinisme) yang telah matang di wilayah Timur Dekat.

Cacat Logika

Membantah bentuk yang disederhanakan (straw man). Pandangan mereka dirangkum menjadi hidup hanya di dunia dan tidak ada kebangkitan. Alasan yang mendasari pandangan itu tidak disebutkan, hanya kesimpulannya yang dikutip.