Bacaan
TopikPenolakan Orang Kafir dan Akibatnya
وَهُمْ يَنْهَوْنَ عَنْهُ وَيَنْأَوْنَ عَنْهُ ۖ وَإِنْ يُهْلِكُونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ
(6:26) Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan (Al-Qur`an) dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai Abu Thalib yang selalu gigih melindungi dan membela Nabi Muhammad SAW dari gangguan kaum musyrik, namun ia sendiri menolak (menjauh) untuk memeluk agama Islam. Riwayat lain menyebutkan ini tentang kaum kafir yang melarang orang lain mendekati Nabi. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun berkaitan dengan tindakan Abù Íàlib yang membela Nabi Muhammad dari gangguan kaum musyrik, sedangkan ia sendiri engganmengikuti ajaran beliau dan tetap memilih jalan kekafiran. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Cacat Logika
Menyimpulkan isi hati (mind reading). Mereka disebut membinasakan diri sendiri tanpa menyadarinya. Kesadaran seseorang tidak bisa diperiksa dari luar, dan tuduhan ini menutup kemungkinan mereka menolak dengan sadar dan beralasan.