Bacaan
TopikLarangan Berbohong atas Nama Allah
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِ ۗ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
(6:21) Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah, atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung.
Cacat Logika
Pertanyaan yang sudah memuat jawabannya (loaded question). Ditanyakan siapa yang lebih zalim daripada yang mengada-adakan kebohongan atau mendustakan ayat-Nya. Bahwa yang didustakan memang ayat-Nya sudah ditetapkan di dalam pertanyaannya.