Bacaan
TopikAl-Quran sebagai Kesaksian Ilahi
الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءَهُمُ ۘ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).
Kritik
Ayat 12 dan 20 (Frasa Terputus): Terdapat frasa alladhina khasiru anfusahum (mereka yang merugikan dirinya sendiri) yang secara tata bahasa menggantung dan tidak terhubung ke predikatnya dengan benar. Para filolog menduga kuat ada kerusakan (korupsi) naskah pada bagian ini
Logical Fallacy
Argumentum ad Verecundiam: Klaim bahwa Ahli Kitab mengenal Muhammad seperti anak sendiri digunakan sebagai bukti tanpa menghadirkan satu pun kesaksian yang dapat diverifikasi.

